Cuplikan layar 2026-02-14 125734
DPRD Kota Bekasi Serap Aspirasi RW 16 Jakasampurna: Jalan Sudah Mulus, Warga Minta Puskesmas Lebih Dekat

KOTA BEKASI — Peningkatan infrastruktur jalan lingkungan di RW 16 Kelurahan Jakasampurna kini menjadi kabar baik di kalangan warga setempat. Jalan lingkungan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini beraspal mulus, sehingga aktivitas mobilitas kerja, sekolah, dan usaha warga menjadi lebih lancar. Perbaikan ini menjadi salah satu bagian dari agenda pembangunan daerah yang diprioritaskan oleh pemerintah dan DPRD Kota Bekasi.

Namun demikian, meskipun perbaikan jalan membawa dampak positif signifikan, belum semua persoalan kehidupan masyarakat terjawab. Salah satu isu yang masih mengemuka dalam pertemuan warga dengan wakil rakyat saat masa reses legislatif adalah keterbatasan layanan kesehatan dasar di wilayah itu. Hingga kini, wilayah Jakasampurna belum memiliki fasilitas puskesmas sendiri yang memadai.

Dalam kegiatan reses yang digelar oleh Ketua RW setempat bersama anggota DPRD Kota Bekasi, warga menyampaikan bahwa mereka masih harus menempuh perjalanan ke Puskesmas Kayuringin setiap kali membutuhkan layanan kesehatan, termasuk berobat atau penanganan medis lainnya. Jarak dan waktu tempuh yang relatif cukup jauh ini menjadi kendala untuk lansia, ibu hamil, dan warga yang sakit mendadak.

“Kalau jalan sudah enak, tetapi untuk berobat kita harus muter jauh dulu ke Kayuringin. Harusnya layanan kesehatan bisa lebih dekat dari warga sini,” ungkap seorang warga RW 16 dalam forum reses.

Forum warga ini pun berubah dari sekadar apresiasi terhadap perbaikan jalan menjadi diskusi serius tentang prioritas pembangunan layanan kesehatan daerah. Warga berharap agar aspirasi mereka segera didengar dan dimasukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) serta prioritas anggaran kota.

Reses adalah momen tahunan bagi anggota DPRD untuk bertatap muka dengan masyarakat, menyerap aspirasi langsung, dan menyusun daftar kebutuhan yang kemudian dibawa ke meja perencanaan dan pembahasan anggaran pemerintahan. Dalam kesempatan tersebut, anggota legislatif yang hadir menyatakan akan berupaya memperjuangkan aspirasi warga terkait fasilitas kesehatan agar menjadi prioritas pembangunan di masa mendatang.

Usulan pembangunan puskesmas di wilayah Jakasampurna dinilai bukan hanya sekadar keinginan tambahan fasilitas umum. Bagi warga, ini merupakan kebutuhan mendasar yang akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar di tengah pertumbuhan populasi kawasan ini. Selama ini, untuk mendapatkan layanan kesehatan resmi seperti pemeriksaan dokter atau layanan imunisasi, warga masih harus mengalokasikan waktu dan biaya tambahan untuk perjalanan menuju puskesmas yang lebih jauh.

Selain itu, pentingnya keberadaan puskesmas juga mencakup percepatan penanganan kasus kesehatan masyarakat yang mendesak atau darurat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Layanan kesehatan yang dekat dengan warga menjadi harapan besar agar masyarakat bisa memperoleh perawatan yang lebih cepat dan efektif.

Meskipun pembangunan fasilitas kesehatan baru membutuhkan perencanaan anggaran dan kesiapan infrastruktur pendukung, suara warga RW 16 sangat tegas bahwa selain jalan yang sudah diperbaiki, akses kesehatan yang lebih dekat merupakan bagian penting dari kualitas hidup yang layak. Aspirasi ini kini harus menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan di Kota Bekasi.

(kabarbaghasasi/adv)

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/