Kota Bekasi – DPRD Kota Bekasi menyampaikan dukungannya terhadap transformasi digital di dunia pendidikan yang tengah digalakkan, namun menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pengadaan perangkat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bekasi, melalui rapat bersama Dinas Pendidikan, meminta agar sekolah-sekolah yang telah menerima perangkat interaktif, seperti smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP), melakukan perawatan aset secara rutin serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara maksimal.
Program digitalisasi yang telah diluncurkan di Kota Bekasi — sejalan dengan kebijakan nasional — bertujuan untuk mengubah paradigma pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sekolah-sekolah di Bekasi mendapat serangkaian perangkat teknologi untuk menunjang proses belajar-mengajar, yang dilengkapi pelatihan awal bagi pendidik. Meski demikian, DPRD menilai bahwa keberlanjutan penggunaan teknologi tersebut tergantung pada dua faktor penentu: perawatan perangkat dan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.
“Sekarang ini kita sudah memasuki tahap implementasi. Sekolah diberikan smartboard, tetapi yang tak kalah penting adalah bagaimana perangkat tersebut dipelihara dan dipahami oleh guru agar tidak hanya menjadi pajangan,” ujar salah satu anggota Komisi IV DPRD. Hal ini menunjukkan bahwa aspek teknis dan operasional di lapangan masih menjadi titik kritis dalam rangkaian transformasi digital pendidikan.
Dinas Pendidikan Kota Bekasi menginformasikan bahwa hingga pertengahan November 2025, beberapa sekolah telah menerima smartboard. Sebagai contoh, satu sekolah percontohan telah memanfaatkan perangkat tersebut untuk proses pembelajaran. Meski demikian, distribusi yang lebih luas akan terus dilakukan dan didampingi pelatihan. Namun DPRD mengingatkan bahwa belum semua sekolah memiliki kesiapan SDM dan mekanisme perawatan yang terstruktur, yang dapat menghambat efek positif teknologi dalam pembelajaran.
Masalah yang muncul di lapangan cukup beragam. Beberapa sekolah dilaporkan kekurangan teknisi internal yang dapat melakukan troubleshooting cepat ketika terjadi gangguan perangkat. Lainnya, akses internet dan listrik belum memadai, sementara pelatihan guru hanya dilakukan sekali tanpa tindak lanjut evaluasi rutin. DPRD meminta agar Dinas Pendidikan menyusun standar perawatan perangkat, melakukan audit kondisi perangkat secara berkala, dan menyediakan pelatihan lanjutan untuk guru dan tenaga pendukung.
Di sisi lain, Komisi IV DPRD Kota Bekasi juga mendorong agar pengadaan teknologi dilengkapi dengan indikator keberhasilan yang jelas. Indikator tersebut meliputi peningkatan partisipasi siswa, penggunaan perangkat dalam pembelajaran aktif, hingga integrasi pembelajaran daring dan luring. Dengan demikian, perangkat teknologi tidak hanya dipasang, tetapi benar-benar digunakan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Para stakeholder pendidikan, termasuk guru, wali murid, dan komunitas pendidikan, menyambut baik perhatian DPRD terhadap detail operasional program digitalisasi. Bantuan perangkat teknologi sangat diapresiasi, namun mereka juga menyepakati bahwa keberhasilan jangka panjang tergantung pada pemeliharaan dan pengembangan kapasitas pihak sekolah. Dengan komitmen bersama, Kota Bekasi diharapkan mampu menerjemahkan visi digitalisasi pendidikan menjadi kenyataan yang dirasakan oleh siswa dan masyarakat.
Dengan dukungan DPRD dan pemantauan yang lebih cermat, transformasi digital pendidikan di Kota Bekasi makin realistis untuk mencapai targetnya. Jika tahap implementasi, perawatan, dan pengembangan SDM dapat dilaksanakan secara sinergis, teknologi pembelajaran akan menjadi bagian integral dari sistem pendidikan — bukan sekadar alat pelengkap. Kota Bekasi pun berpotensi menjadi model digitalisasi pendidikan yang sukses di Indonesia.
(kabarbaghasasi/adv)
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi
Baca juga berita update Internasional lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
























