DPRD Kota Bekasi Bahas Pembangunan PSEL, Langkah Strategis Atasi Krisis Sampah dan Ketersediaan Energi
Rapat Kerja Komisi II DPRD Kota Bekasi Bahas Permohonan Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

Bekasi — Komisi II DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja untuk menindaklanjuti permohonan persetujuan pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan ini berlangsung pukul 09.30 WIB di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kota Bekasi dan menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang penyediaan energi terbarukan bagi masyarakat Kota Bekasi.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Harry, S.Sn., didampingi oleh Wakil Ketua Komisi II, Yenny Kristianti, S.E., serta Sekretaris Komisi II, Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M. Turut hadir seluruh jajaran anggota Komisi II, yaitu Adhika Dirgantara, S.Kom., Ir. Hj. Chairunisa, M.M., H. Anton, S.Kom., Doddy Sukmawirawan, S.IP., Sodikin, S.H., H. Agus Rohadi, S.E., dan Ahmad Murodi, S.Pd.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada permohonan pembangunan fasilitas PSEL di Kota Bekasi. PSEL dinilai sebagai bentuk inovasi pemanfaatan teknologi ramah lingkungan untuk mengolah volume sampah yang terus meningkat setiap tahun. Kota Bekasi sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penduduk besar menghadapi tantangan serius dalam manajemen sampah. Dengan adanya fasilitas PSEL, sampah yang selama ini hanya ditampung dan diolah secara konvensional dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik alternatif.

Komisi II DPRD Kota Bekasi menilai bahwa pengembangan PSEL tidak hanya menyangkut pengurangan beban sampah, tetapi juga menyangkut strategi jangka panjang untuk menyediakan energi terbarukan yang aman, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemanfaatan sampah sebagai energi dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil, menekan pencemaran lingkungan, serta membuka peluang pengembangan teknologi hijau yang lebih luas.

DPRD Kota Bekasi Bahas Pembangunan PSEL, Langkah Strategis Atasi Krisis Sampah dan Ketersediaan Energi
DPRD Kota Bekasi Bahas Pembangunan PSEL, Langkah Strategis Atasi Krisis Sampah dan Ketersediaan Energi

Selain itu, fasilitas PSEL dipandang dapat menjadi solusi konkret atas berbagai permasalahan pengelolaan sampah yang selama ini dihadapi, mulai dari penumpukan sampah, keterbatasan lahan, hingga polusi yang timbul akibat metode pengolahan tradisional. Melalui implementasi PSEL, sampah akan diproses melalui sistem termal atau teknologi konversi energi lainnya yang telah diterapkan di berbagai negara maju.

Dalam Rapat Kerja tersebut, DPRD Kota Bekasi menyampaikan komitmennya untuk mendukung setiap program yang berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan, efektivitas pelayanan publik, serta pembangunan berkelanjutan di Kota Bekasi. Rapat ini menjadi bagian dari tahapan awal sebelum memasuki pembahasan teknis lanjutan yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, dinas teknis, serta calon mitra pengembang fasilitas PSEL.

Selanjutnya, Komisi II akan melakukan pendalaman terhadap aspek regulasi, perencanaan, dampak lingkungan, hingga analisis manfaat ekonomi. DPRD menegaskan bahwa setiap proses akan dilakukan secara transparan dan berlandaskan kepentingan publik. Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan hidup warga Kota Bekasi.

Melalui Rapat Kerja ini, DPRD Kota Bekasi menegaskan kesiapan lembaga untuk mengawal proses pembangunan fasilitas PSEL hingga tahap implementasi. Program ini diharapkan menjadi tonggak baru pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

(kabarbaghasasi/adv)

Baca juga berita lainnya disini: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi

Baca juga berita lainnya DPRD Kota Bekasi lainnya disini: Web Resmi – DPRD Kota Bekasi