IMG_3899
Dasco Pimpin Sinergi Pemerintah dan DPR untuk Akselerasi Pemulihan Aceh Pascabencana

BANDA ACEH — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana Aceh, Selasa (30/12/2025), di Hotel Daka, Banda Aceh. Pertemuan lintas lembaga ini bertujuan memperkuat sinergi antara DPR, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi dalam percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi belum lama ini di Provinsi Aceh.

Rakor yang digelar oleh Satgas Pemulihan Bencana Sumatera DPR ini dihadiri tidak hanya jajaran DPR tetapi juga berbagai menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Dari pemerintah pusat hadir Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menhub Dudy Purwagandhi, serta perwakilan dari Kementerian Sosial dan BP BUMN. Sementara dari pemerintah daerah juga tampak hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) beserta kepala daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Dasco memberikan apresiasi terhadap kerja keras aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan yang terlibat langsung dalam fase awal penanganan bencana. Ia menekankan bahwa kolaborasi dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci untuk memastikan upaya pemulihan berjalan efektif dan efisien.  

“Penting bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan DPR RI untuk menyamakan persepsi dan fokus pada strategi yang terintegrasi, sehingga upaya penanganan bencana tidak saling tumpang tindih dan penggunaan anggaran dapat lebih tepat sasaran,” ujar Dasco.

Dalam kesempatan yang sama, Dasco juga menyampaikan informasi penting bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengunjungi Aceh pada hari berikutnya untuk melihat langsung kondisi pascabencana sekaligus memastikan rencana kerja dan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak.

Fokus Koordinasi Pemulihan Pascabencana

Rakor ini tidak hanya membahas respons darurat, tetapi juga langkah jangka menengah dan panjang dalam pemulihan pascabencana. Mulai dari penanganan infrastruktur, pemulihan layanan dasar seperti listrik dan air bersih, hingga dukungan sosial dan ekonomi untuk warga terdampak, semuanya dibahas dalam pertemuan ini.

Salah satu strategi yang disebutkan sejumlah kementerian adalah penempatan sumber daya manusia di wilayah terdampak, termasuk rencana penugasan lebih dari seribu mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu pemulihan desa-desa yang paling parah terkena dampak banjir dan longsor di Aceh.  

Selain itu, pemerintah pusat juga terus mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menunjang kegiatan tanggap darurat dan pemulihan di berbagai daerah di Sumatera, termasuk Aceh.

Dukungan Lintas Sektor

Sinergi tidak hanya berasal dari lembaga pemerintahan. Berbagai badan usaha milik negara (BUMN) juga dilibatkan dalam upaya pemulihan. Misalnya, PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan kelistrikan dan turut mengerahkan relawan untuk trauma healing masyarakat terdampak.

Respons terhadap bencana ini juga mendapat dukungan penuh dari legislator DPR RI lainnya. Sebelumnya Ketua DPR RI Puan Maharani pernah menyatakan DPR siap bekerja bersama pemerintah untuk mengevaluasi penyebab bencana sekaligus memperkuat langkah tanggap darurat di Aceh dan wilayah terdampak lainnya di Sumatera.

Rakor yang dipimpin Dasco dianggap sebagai momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga pemerintahan dalam menangani dampak bencana Aceh secara komprehensif. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat dan berhasil memulihkan kehidupan masyarakat Aceh.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/