WhatsApp Image 2026-02-26 at 11.33.24
Bekal Puasa dan Lebaran: KDM Guyur Korban Banjir Pamarican Ciamis Bantuan Rp5 Juta per KK Tanpa Potongan

CIAMIS – Kabar gembira menyelimuti warga Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang baru saja berjuang menghadapi bencana alam. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa KDM, turun langsung ke lokasi untuk memastikan para korban banjir mendapatkan dukungan nyata. Tak tanggung-tanggung, setiap Kepala Keluarga (KK) yang terdampak diberikan bantuan dana tunai sebesar Rp5 juta.

Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat di Kantor Desa Sukahurip, Rabu (25/2/2026) sore. Kehadiran KDM disambut antusias oleh ratusan warga yang telah menanti sejak siang. Dalam dialognya dengan masyarakat, KDM menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga berjuang sendirian pasca-musibah luapan Sungai Citalahab yang sempat merendam pemukiman dan lahan pertanian warga beberapa waktu lalu.

KDM menekankan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan secara non-tunai melalui rekening Bank BJB atas nama masing-masing penerima. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan mencegah adanya potensi pungutan liar atau potongan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Uangnya langsung masuk ke rekening. Saya ingatkan, tidak boleh ada alasan biaya administrasi atau potongan apa pun. Harus utuh Rp5 juta diterima warga. Jika ada yang berani memotong, segera laporkan,” tegas KDM di hadapan warga dan aparat desa.

Berdasarkan data awal hasil verifikasi, sebanyak 170 KK dinyatakan memenuhi kriteria administratif untuk menerima bantuan tahap pertama. Namun, kebijakan KDM mendapatkan apresiasi luar biasa ketika ia memutuskan untuk tetap mengakomodasi sisa 80 KK yang sebelumnya diusulkan oleh Bupati Ciamis namun sempat tidak lolos verifikasi.

KDM memahami bahwa bencana banjir tidak hanya berdampak pada mereka yang rumahnya rusak, tetapi juga memukul sektor ekonomi, terutama para petani sawah dan tambak di Desa Bangunsari dan Sukahurip yang mengalami puso atau gagal panen.

“Data 80 KK susulan sedang dilengkapi. Insyaallah hari Jumat ini bantuannya sudah bisa direalisasikan. Jadi total 250 KK sesuai pengajuan awal Bapak Bupati semuanya akan dibantu dengan nominal yang sama,” tambahnya, yang langsung disambut tepuk tangan riuh dan tangis haru warga.

Bantuan ini dirasa sangat tepat waktu bagi masyarakat Pamarican. Mengingat bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026 yang sudah di depan mata, dana Rp5 juta tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi warga untuk kembali bangkit.

“Alhamdulillah, ini bisa untuk bekal puasa dan persiapan Lebaran nanti. Sawah kami terendam, jadi bantuan ini benar-benar sangat berarti,” ujar Marsinoh, salah satu warga penerima manfaat dengan mata berkaca-kaca.

Banjir yang melanda Pamarican sendiri dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Citalahab akibat curah hujan tinggi pada pertengahan Februari. Selain merusak infrastruktur, air juga merendam ratusan hektar lahan produktif. Melalui gerak cepat Pemprov Jabar di bawah komando KDM, diharapkan pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah Ciamis selatan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/