KOTA BEKASI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat, khususnya mereka yang bermukim di sepanjang bantaran aliran Kali Bekasi.
Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya intensitas hujan di wilayah hulu (Bogor) dalam beberapa hari terakhir.
Peringatan ini dikeluarkan sebagai langkah mitigasi dini agar warga memiliki waktu persiapan yang cukup untuk mengamankan diri dan harta benda jika air sungai meluap secara tiba-tiba.
Waspadai “Air Kiriman” dari Hulu
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi (atau pejabat terkait) menjelaskan bahwa karakteristik banjir di Kali Bekasi seringkali disebabkan oleh “air kiriman”. Meskipun di Kota Bekasi cuaca cerah, namun jika wilayah hulu yakni Sungai Cileungsi dan Cikeas di Bogor mengalami hujan deras, maka debit air yang masuk ke Kali Bekasi akan meningkat drastis dalam hitungan jam.
“Kami terus memantau Tinggi Muka Air (TMA) di pos pantau hulu (P2C). Jika di sana statusnya sudah Siaga 2 atau Siaga 1, maka warga di hilir (Bekasi) harus segera bersiap. Jeda waktu perjalanan air sekitar 3-4 jam sampai ke Bekasi,” jelas pihak BPBD.

Amankan Dokumen dan Barang Elektronik
BPBD mengimbau warga di bantaran sungai untuk mulai melakukan langkah-langkah antisipasi mandiri, antara lain:
-
Amankan Barang Berharga: Pindahkan dokumen penting (surat tanah/ijazah) dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi atau lantai dua rumah.
-
Siapkan Tas Siaga Bencana: Berisi pakaian ganti, obat-obatan, dan makanan ringan untuk kebutuhan darurat jika harus evakuasi.
-
Pantau Informasi Resmi: Selalu cek update status sungai melalui grup WhatsApp RT/RW atau media sosial resmi BPBD/Komunitas Sungai Bekasi.
Petugas Siaga 24 Jam
Pemerintah Kota Bekasi memastikan tidak tinggal diam. Personel BPBD beserta perahu karet dan peralatan evakuasi telah disiagakan di titik-titik rawan banjir yang biasa terdampak luapan Kali Bekasi, seperti di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kemang Pratama, hingga Teluk Pucung.
“Kami siaga 24 jam. Jika sirine peringatan dini berbunyi atau ada instruksi evakuasi dari petugas, mohon warga segera patuh demi keselamatan bersama,” tegas imbauan tersebut.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























