makkah-view-1920x1044 (2)
Puncak Haji 2026 Dimulai Akhir Mei, Ini Rangkaian Lengkap Armuzna yang Wajib Diketahui Jemaah

Jakarta – Musim haji 2026 mulai memasuki fase penting seiring keberangkatan jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, menuju Tanah Suci. Salah satu momen paling krusial dalam seluruh rangkaian ibadah haji adalah fase Armuzna, yaitu inti pelaksanaan ibadah yang menentukan sah atau tidaknya haji seseorang. Pada tahun ini, puncak haji diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026 dengan jadwal yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah.

Istilah Armuzna merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ketiga lokasi tersebut menjadi pusat pelaksanaan ritual utama yang harus dijalani seluruh jemaah haji. Dalam fase ini, jemaah melaksanakan wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga melaksanakan lempar jumrah di Mina. Rangkaian tersebut memiliki makna spiritual mendalam sekaligus menjadi inti ibadah haji yang tidak dapat ditinggalkan.

Secara umum, puncak haji berlangsung selama sekitar enam hari, yakni dari tanggal 8 hingga 13 Zulhijah. Periode ini mencakup berbagai prosesi penting yang dimulai dari Hari Tarwiyah hingga berakhir pada hari tasyrik terakhir.

Tahapan pertama dimulai pada 8 Zulhijah atau Hari Tarwiyah. Pada hari ini, jemaah mulai mengenakan ihram dan bergerak menuju Mina untuk mempersiapkan diri menjalani rangkaian ibadah berikutnya. Selanjutnya, pada 9 Zulhijah yang dikenal sebagai Hari Arafah, seluruh jemaah melaksanakan wukuf di Padang Arafah sejak waktu zuhur hingga matahari terbenam. Wukuf di Arafah merupakan puncak dari ibadah haji dan menjadi momen paling sakral bagi umat Islam.

Memasuki 10 Zulhijah, bertepatan dengan Idul Adha, jemaah melaksanakan lempar jumrah Aqabah, penyembelihan hewan kurban, tahallul, serta Tawaf Ifadhah di Masjidil Haram. Setelah itu, rangkaian ibadah dilanjutkan pada hari-hari tasyrik yaitu 11 hingga 13 Zulhijah dengan kegiatan mabit di Mina serta lempar tiga jumrah setiap harinya.

Selain jadwal puncak haji, pemerintah juga telah menetapkan rangkaian perjalanan jemaah haji Indonesia sejak keberangkatan hingga kepulangan. Jemaah mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, kemudian pemberangkatan gelombang pertama ke Madinah dimulai pada 22 April 2026. Gelombang kedua menyusul pada awal Mei melalui Jeddah.

Pergerakan jemaah menuju Arafah dijadwalkan pada 25 Mei 2026, diikuti wukuf pada 26 Mei 2026. Idul Adha diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026, sementara hari tasyrik berlangsung pada 28 hingga 30 Mei 2026. Setelah rangkaian puncak haji selesai, proses pemulangan jemaah ke Tanah Air dimulai pada 1 Juni 2026 dan berlangsung hingga awal Juli 2026.

Penetapan jadwal ini menjadi panduan penting bagi jemaah agar dapat mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan logistik. Mengingat padatnya rangkaian ibadah dalam waktu singkat, kesiapan yang matang sangat diperlukan agar seluruh proses dapat dijalani dengan lancar.

Dengan jadwal yang telah tersusun rapi, diharapkan penyelenggaraan haji 2026 berjalan tertib dan aman. Pemerintah juga mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta mematuhi seluruh prosedur selama berada di Tanah Suci.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/