IMG_8638
Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026, Adelia: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Bekasi

Kota Bekasi – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Kota Bekasi. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia S.H., M.M., menegaskan pentingnya menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh anak tanpa terkecuali.

Menurut Adelia, Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi ruang evaluasi bersama mengenai sejauh mana pemerintah daerah mampu menjawab tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, serta perubahan kebutuhan kompetensi generasi muda.

“Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Kita tidak boleh membiarkan adanya kesenjangan akses maupun kualitas pendidikan. Semua anak di Kota Bekasi berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/5/2026).

Ia menilai bahwa tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Selain kebutuhan peningkatan kualitas akademik, sistem pendidikan juga dituntut mampu menanamkan karakter, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis kepada peserta didik. Hal ini dinilai penting agar generasi muda mampu bersaing di era global.

Salah satu perhatian utama yang disoroti Adelia adalah peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, guru memegang peran strategis sebagai penggerak utama pendidikan. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter, nilai, serta etika generasi penerus bangsa.

“Peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas. Pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan, serta dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai menjadi kunci menciptakan pendidikan berkualitas,” jelasnya.

Selain itu, pemerataan fasilitas pendidikan juga menjadi fokus penting. Adelia menilai masih terdapat kesenjangan fasilitas antar sekolah yang perlu segera diatasi agar seluruh siswa memiliki kesempatan belajar yang setara. Ia mendorong pemerintah daerah untuk memastikan setiap sekolah memiliki sarana belajar yang memadai, mulai dari ruang kelas yang layak, laboratorium, hingga akses teknologi digital.

Dalam era digitalisasi, integrasi teknologi dalam proses pembelajaran juga dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Pemanfaatan teknologi diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi siswa.

Adelia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter di tengah arus informasi digital yang semakin cepat. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang berintegritas, berempati, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, serta dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan progresif.

“Kebijakan pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada angka. Yang terpenting adalah kualitas output dan kesejahteraan peserta didik,” tegasnya.

Dalam momentum Hardiknas 2026, Adelia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kota Bekasi. Ia berharap peringatan ini menjadi titik awal bagi peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

“Masa depan Kota Bekasi ada di tangan anak-anak kita hari ini. Mari bersama-sama memastikan mereka mendapatkan pendidikan terbaik,” pungkasnya.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/