Riyadh — Superstar sepak bola dunia Cristiano Ronaldo dikabarkan telah mengakhiri aksi mogoknya bersama klub Al-Nassr dan diperkirakan akan kembali tampil musim ini. Ronaldo, yang sempat absen dari dua pertandingan terakhir di Saudi Pro League, kembali ke sesi latihan tim setelah mencapai kesepakatan dengan manajemen klub — membuka peluang bagi dirinya untuk kembali bermain dalam kompetisi domestik.
Ronaldo, 41 tahun, sebelumnya menolak tampil dalam laga Al-Nassr di Liga Saudi pekan lalu sebagai bentuk protes terhadap kebijakan internal klub dan keputusan transfer yang dianggap tidak mendukung ambisinya meraih trofi. Protes itu membuat Ronaldo tidak diturunkan dalam pertandingan melawan Al-Riyadh dan Al-Ittihad, meskipun timnya meraih kemenangan dalam kedua laga tersebut.
Akhiri Mogok — Kapan Ronaldo Kembali Bermain?
Menurut laporan sumber klub dan media olahraga internasional, Ronaldo telah resmi mengakhiri sikap mogok tersebut dan diperkirakan akan kembali bermain ketika Al-Nassr menghadapi Al-Fateh pada 14 Februari 2026 di kompetisi Saudi Pro League. Sementara itu, Ronaldo dipastikan tidak akan tampil dalam laga AFC Champions League 2 yang akan berlangsung pada pertengahan pekan ini karena belum cukup waktu untuk mengatur ritme pertandingan setelah kembali berlatih.
Kembalinya Ronaldo ke skuad Al-Nassr menjadi kabar penting bagi klub yang bersaing ketat di papan atas liga domestik. Al-Nassr saat ini berada sangat dekat dengan perebutan gelar, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen sementara. Kehadiran Ronaldo di lini serang diyakini bisa memberikan dorongan besar bagi peluang tim untuk meraih hasil positif di sisa musim ini.
Penyebab Mogoknya Ronaldo
Aksi mogok Ronaldo sempat menjadi sorotan global setelah ia menyatakan ketidakpuasan atas manajemen Al-Nassr, terutama terkait aktivitas transfer klub selama bursa Januari yang dinilai tidak cukup memperkuat tim. Sebagai pemain berpengalaman dan kapten Portugal, Ronaldo dikabarkan ingin klubnya mendatangkan pemain dengan kualitas yang lebih tinggi agar persaingan gelar menjadi lebih realistis.
Selain itu, beberapa laporan menyebut bahwa ketidakpuasan Ronaldo juga muncul akibat beberapa gaji staf klub yang belum dibayarkan, sehingga memicu protes yang berujung pada pemogokan tersebut. Klub pun kemudian mengambil langkah menyelesaikan pembayaran tertunda bagi beberapa karyawan sebagai bagian dari itikad baik guna meredam konflik internal.
Reaksi di Lingkungan Sepak Bola
Tidak sedikit pengamat sepak bola yang mengamati kejadian ini sebagai dinamika kompleks antara seorang superstar dan ekspektasi klub besar. Sebagian penggemar melihat kembalinya Ronaldo sebagai hal positif yang bisa meningkatkan peluang Al-Nassr dalam perebutan gelar, sementara pihak lain menilai bahwa mogoknya Ronaldo mencerminkan ketidakpuasan pemain terhadap struktur klub yang lebih luas.
Fans klub dan pengikut dunia sepak bola global juga ramai di media sosial, memproyeksikan perubahan besar bagi liga Saudi setelah insiden ini, terutama jika Ronaldo bisa kembali dalam performa terbaiknya. Sebagian bahkan berharap momentum ini dapat menjadi titik balik bagi Al-Nassr untuk bersaing lebih kuat di level regional dan kontinental.
Ambisi Ronaldo di Usia 41 Tahun
Meski sudah memasuki usia 41 tahun, Ronaldo tetap menunjukkan ambisinya untuk bermain di level kompetitif. Mantan bintang Real Madrid dan Manchester United ini masih memburu pencapaian pribadi, termasuk target gol sepanjang karier dan kesuksesan tim bersama Al-Nassr. Kembalinya Ronaldo ke lapangan diharapkan memberikan energi baru tak hanya bagi klub, tetapi juga bagi Liga Saudi secara keseluruhan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























