Kecelakaan-kereta-api-di-Bekasi-Timur
Tragedi di Perlintasan Kereta Bekasi: Seorang Wanita Tewas Tertabrak, Tubuh Terpental 10 Meter

BEKASI – Insiden memilukan kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api wilayah Bekasi. Seorang wanita ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak rangkaian kereta yang melintas pada Rabu (21/1/2026). Kerasnya benturan dalam kecelakaan tersebut mengakibatkan tubuh korban terpental sejauh kurang lebih 10 meter dari titik tabrakan awal.

Peristiwa ini sempat mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian dan pengguna jalan yang melintas di area tersebut.

Kronologi Kejadian di Jalur Kereta Bekasi

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, korban diduga sedang berada atau hendak melintasi jalur rel saat rangkaian kereta api melaju dengan kecepatan tinggi. Meski masinis disinyalir sudah memberikan tanda peringatan (semboyan 35), jarak yang terlalu dekat membuat insiden tidak dapat dihindarkan.

Poin-poin penting terkait insiden di Bekasi ini meliputi:

  • Kekuatan Benturan: Korban mengalami luka fatal di bagian kepala dan tubuh akibat terpental jauh ke sisi rel.

  • Identitas Korban: Pihak kepolisian masih melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap identitas lengkap wanita tersebut melalui barang bawaan yang ditemukan di lokasi.

  • Evakuasi: Petugas kepolisian dari Polres Metro Bekasi bersama tim medis segera mengevakuasi jenazah korban menuju rumah sakit terdekat untuk keperluan autopsi.

Bahaya Beraktivitas di Sepanjang Rel Kereta

Pihak berwenang kembali mengingatkan warga Bekasi mengenai larangan keras beraktivitas di sepanjang jalur rel kereta api. Selain melanggar aturan hukum, keberadaan warga di area tersebut sangat berisiko tinggi terhadap keselamatan nyawa.

Beberapa imbauan keselamatan yang ditekankan kembali:

  1. Gunakan Perlintasan Resmi: Selalu gunakan jembatan penyeberangan orang (JPO) atau perlintasan yang berpalang pintu resmi.

  2. Jangan Berhenti di Dekat Rel: Area sekitar rel harus steril dari aktivitas warga seperti berjalan kaki, berfoto, atau berkumpul.

  3. Waspada Suara Kereta: Hindari penggunaan earphone atau alat pendengar saat berada di dekat jalur kereta agar tetap waspada terhadap suara mesin dan klakson kereta.

Langkah Penanganan Selanjutnya

Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Operasional perjalanan kereta api di lintas Bekasi dilaporkan sempat melambat sesaat saat proses evakuasi dilakukan, namun kini telah kembali normal.

Kejadian ini menjadi duka mendalam bagi warga setempat dan diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat luas untuk lebih disiplin dan waspada saat berada di lingkungan prasarana transportasi publik.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/