JAKARTA/BEKASI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak agresif mengusut tuntas skandal rasuah yang menjerat pucuk pimpinan di Kabupaten Bekasi. Fokus penyidikan lembaga antirasuah ini kini mengarah pada satu nama penting yang diduga memegang kunci aliran dana: Beni Saputra.
Penyidik KPK saat ini tengah mendalami secara intensif peran Beni, yang disinyalir bertindak sebagai “penampung” atau perantara aliran uang haram yang ditujukan kepada Bupati Bekasi nonaktif.
Peran Vital: “Dompet” Sang Bupati?
Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi di Gedung Merah Putih KPK, nama Beni Saputra mencuat sebagai sosok sentral dalam teknis penerimaan suap. Ia diduga dipercaya untuk menampung uang dari berbagai pihak—termasuk kontraktor proyek dan pejabat dinas—sebelum akhirnya diserahkan atau digunakan untuk kepentingan sang Bupati.
“Saksi Beni Saputra diperiksa untuk mendalami pengetahuannya terkait dugaan adanya aliran uang yang diterima tersangka (Bupati), yang teknis penampungannya diduga melalui rekening atau tangan saksi,” ungkap sumber resmi dari KPK.
Penyidik berusaha memetakan pola transaksi keuangan yang dilakukan Beni untuk menyamarkan asal-usul uang suap tersebut (pencucian uang).

Korupsi Terstruktur di Bekasi
Kasus ini kembali menampar wajah birokrasi Kabupaten Bekasi. Dugaan suap ini disinyalir berkaitan dengan jual-beli jabatan serta fee proyek infrastruktur yang menjadi lahan basah korupsi.
Keterlibatan pihak swasta atau orang kepercayaan seperti Beni Saputra menunjukkan bahwa praktik korupsi ini dilakukan secara terstruktur dan rapi untuk menghindari pelacakan transaksi perbankan secara langsung ke rekening pejabat negara.
Warga Bekasi Menanti Keadilan
Terkuaknya peran Beni Saputra diharapkan dapat membuka kotak pandora yang lebih besar. Warga Bekasi mendesak KPK untuk tidak berhenti pada operator lapangan, tetapi juga menyeret semua pihak yang menikmati uang rakyat tersebut, baik dari kalangan eksekutif maupun legislatif daerah.
KPK menegaskan komitmennya untuk memiskinkan para koruptor dan mengembalikan kerugian negara yang timbul akibat praktik kotor ini.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























