WhatsApp-Image-2025-12-10-at-19.19.35-1024x682-1
Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi, Wali Kota Bandung Farhan Buka Suara: Kami Prihatin dan Hormati Proses Hukum

BANDUNG – Guncangan politik yang melanda Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung usai Wakil Wali Kota ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, akhirnya direspons langsung oleh orang nomor satu di kota tersebut.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara memberikan keterangan resmi terkait nasib rekan kerjanya itu pada Selasa malam (10/12/2025).

Prihatin dan Hormati Proses Hukum

Dengan raut wajah serius, Farhan menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas kasus hukum yang menjerat wakilnya. Ia mengaku terkejut, namun menegaskan bahwa Pemkot Bandung akan bersikap kooperatif.

“Tentu sebagai mitra kerja, saya sangat prihatin mendengar kabar ini. Namun, kita hidup di negara hukum. Pemkot Bandung menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan di aparat penegak hukum,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.

Farhan juga menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Pastikan Pelayanan Publik Tidak Lumpuh

Di tengah isu miring yang menerpa birokrasinya, Farhan memberikan jaminan kepada seluruh warga Kota Kembang. Ia memastikan bahwa roda pemerintahan tidak akan berhenti sedetik pun meskipun posisi Wakil Wali Kota kini kosong sementara karena proses penahanan.

“Saya pastikan kepada warga Bandung, pelayanan publik tetap berjalan normal. Tidak ada yang terganggu. Seluruh dinas dan ASN tetap bekerja melayani masyarakat seperti biasa,” tegasnya.

Farhan telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) dan seluruh kepala OPD untuk tetap fokus pada target pembangunan akhir tahun dan tidak terpengaruh oleh dinamika kasus ini.

Evaluasi Menyeluruh

Kasus ini menjadi “alarm” keras bagi kepemimpinan Farhan. Ia berjanji akan melakukan evaluasi internal dan memperketat pengawasan di setiap lini pengadaan barang dan jasa agar celah korupsi bisa ditutup rapat.

“Ini pelajaran mahal bagi kita semua. Integritas adalah harga mati. Saya tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan anggaran yang merugikan rakyat,” pungkas eks presenter kondang tersebut.


Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/