meksiko-memanas-ribuan-warga-turun-jalan-protes-korupsi-dan-keamanan-1763257102505_169
Gelombang Pemberontakan Gen Z Meksiko: Ribuan Turun ke Jalan Tuntut Keamanan & Akhiri Korupsi

Gelombang Aksi Gen Z Memenuhi Jalanan Meksiko

Meksiko City – Ribuan kaum muda dari Gen Z di Meksiko mengambil alih jalan-jalan utama pada hari Sabtu (15 November 2025), dalam sebuah demonstrasi luas yang digagas sebagai gerakan sosial “tanpa partai” namun berangsur menuntut perubahan sistemik dalam keamanan, transparansi, dan pemerintahan. Aksi ini dipicu oleh pembunuhan Carlos Manzo, wali kota kota Uruapan di negara bagian Michoacán, seorang tokoh yang dikenal keras melawan kartel narkoba.

Menurut pihak pemerintah kota Mexico City, sekitar 17.000 orang ikut dalam aksi yang dimulai dari monumen Ángel de la Independencia menuju alun-alun Zócalo, sambil membawa spanduk, bendera, dan atribut yang menandakan pemuda generasi Z. Demonstran berteriak menuntut “keamanan,” “keadilan,” dan “akhir dari impunitas,” sambil mengecam korupsi yang dianggap merajalela di pemerintahan pusat dan daerah.

Aksi Damai Berubah Ricuh, Puluhan Luka-Luka

Aksi semula berlangsung secara damai, namun memuncak ketika sekelompok demonstran bertopeng mulai merobohkan pagar pengamanan di depan Palacio Nacional di Mexico City dan bentrokan terjadi dengan aparat keamanan. Polisi melontarkan gas air mata dan alat pemadam kebakaran sebagai respons. Dari catatan resmi, setidaknya 100 petugas polisi terluka, dengan 40 di antaranya dirawat di rumah sakit, serta puluhan warga sipil terluka dalam bentrokan. Selain itu, belasan orang ditangkap dalam penyisiran pasca-aksi.

Gerakan Gen Z yang Dituding Terinfiltrasi Kepentingan Politik

Gerakan yang menamakan dirinya Generación Z México mengklaim bahwa mereka adalah kolektif pemuda “apartisipan partai politik” yang kelelahan menghadapi kekerasan, korupsi, dan keterbatasan peluang. Namun pemerintah pimpinan Claudia Sheinbaum mengkritik bahwa aksi ini telah di­infiltrasi kelompok politik sayap kanan dan akun otomatis media sosial (bot), serta bahwa banyak peserta bukanlah generasi muda sebagaimana yang diklaim. “Banyak orang dewasa, sedikit anak muda,” ujar Sheinbaum.

Gelombang Pemberontakan Gen Z Meksiko: Ribuan Turun ke Jalan Tuntut Keamanan & Akhiri Korupsi
Gelombang Pemberontakan Gen Z Meksiko: Ribuan Turun ke Jalan Tuntut Keamanan & Akhiri Korupsi

Pembunuhan Wali Kota Uruapan Jadi Titik Ledak Emosi Publik

Salah satu pemicu utama kemarahan masyarakat adalah kasus pembunuhan Carlos Manzo pada 1 November 2025 saat perayaan Hari Orang Mati (Día de Muertos). Manzo, yang dikenal melakukan kampanye melawan kartel narkoba, ditembak mati dalam sebuah acara publik di Uruapan. Hal ini memantik kemarahan luas terhadap meningkatnya kekerasan dan lemahnya respon aparatur keamanan di berbagai negara bagian. Aksi “Gen Z” ini diinterpretasikan sebagai manifestasi frustrasi generasi muda terhadap situasi kronis tersebut.

Selain menyoroti keamanan dan korupsi, para demonstran juga menuntut reformasi politik dan transparansi anggaran pemerintah. Rute aksi di Mexico City melibatkan penutupan beberapa stasiun metro dan ruas jalan utama akibat aliran massa besar yang bergerak menuju pusat kota.

Simbol One Piece Mewarnai Aksi Jalanan

Di tengah aksi ini, simbol-simbol generasi muda global muncul — seperti bendera bajak laut dari anime “One Piece” yang beberapa peserta bawa sebagai simbol pemberontakan terhadap status quo.

Meski gerakan ini muncul di bawah label “Gen Z”, sejumlah kritikus mencatat bahwa banyak peserta bukanlah kaum muda sesungguhnya, melainkan orang-orang dari berbagai rentang usia yang ikut terbawa arus. Pemerintah pun tengah melakukan investigasi atas dugaan penyalahgunaan kekuatan aparat selama pembubaran demonstrasi — termasuk kasus jurnalis yang mengklaim mendapat kekerasan dari polisi saat meliput.

Gelombang Protes Jadi Sinyal Kekuatan Politik Baru

Aksi ini menjadi sinyal penting bahwa generasi muda di Meksiko kini semakin vokal dan aktif dalam menuntut perubahan sosial. Meski belum jelas apakah gerakan ini akan menghasilkan reformasi jangka panjang, momentum dan skala aksi menunjukkan bahwa sentimen kolektif terhadap keamanan, impunitas, dan korupsi telah menembus batas-batas tradisional. Jika pemerintah tidak segera merespons tuntutan tersebut, potensi mobilisasi generasi muda sebagai kekuatan politik non-tradisional bisa berubah menjadi gelombang yang lebih besar.

Penutup: Demonstrasi minggu lalu bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan cermin kegelisahan generasi muda Meksiko yang menginginkan negara yang lebih aman, adil, dan terbuka. Di tengah kekerasan yang terus terjadi dan persepsi bahwa sistem tak banyak berubah, jalanan menjadi panggung baru bagi suara-suara yang selama ini kurang didengar. Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk meredam bukan hanya kerusuhan sesaat, tetapi juga ambisi kolektif yang tumbuh dari akar generasi Z.

Baca juga berita lainnya disini: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi

Baca juga berita dari Mexico disini: Home – Mexico News Daily